Solihin: Remaja Kota Bandung Harus Sebarkan Virus Kebaikan

oleh
Ajang pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) Kota Bandung (6/4).

Konsep keluarga kecil, sehat dan sejahtera harus menjadi cita-cita bersama. Karena keluarga sebagai komunitas terkecil dari masyarakat diharapkan menjadi lembaga pendidikan pertama dan utama untuk perkembangan jiwa anak.

Hal tersebut dikemukakan oleh Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin pada acara Grand Final Pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana) tingkat Kota Bandung Tahun 2018 di Hotel Grand Asrilia, Jumat (6/4/2018) malam.

Menurutnya, dalam keluarga serasi, maka akan tumbuh dan berkembang anak-anak yang berkontribusi membawa masyarakat menuju kehidupan yang sejahtera.

“Maka dengan kegiatan inilah remaja Kota Bandung ditantang dan harus mampu memberikan yang terbaik untuk masa depan,”katanya.

Ditambahkan Solihin, momentum tersebut bukan hanya sekedar kompetisi saja, tetapi siapa nanti yang menjadi juara harus memberikan pengaruh yang baik kepada remaja lainnya.

“Tidak sekedar juara saja, tapi sebagai remaja harus menyebarkan virus kebaikan dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat yang menghasilkan suatu gagasan,” ujar Solihin.

Ia berharap, dengan acara yang berlangsung bisa memberikan motivasi untuk seluruh remaja.

“Remaja saat ini harus bisa maju lebih pesat, agar jasmani dan rohani, cerdas secara intelektual maupun mental juga mampu mendorong agar memiliki konsep membangun keluarga yang terencana,” jelas Solihin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung, Edi Marwoto menyampaikan, masa remaja merupakan salah satu penentuan kehidupan di masa depan. Maka dari itu remaja penerus bangsa perlu disiapkan menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani, mental, dan spiritual.

Melihat begitu pentingnya remaja sebagai penerus bangsa, maka sejak dini pun harus diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup untuk bekal nantinya.

“Menghadapi masalah remaja saat ini, seperti pergaulan bebas, kita konsentrasi dalam gaya hidup yang lebih baik dan selalu berpikir positif,” kata Edi.

Dengan diselenggarakan kegiatan tersebut, Edi meyakini remaja di Kota Bandung mampu berkontribusi dalam pembangunan dan memberikan nilai positif untuk perkembangan remaja jaman sekarang.

“Remaja sekarang itu mampu bergaul, pintar dan memberikan pengaruh kebaikan. Maka kegiatan ini, insya Allah membuahkan bibit bibit remaja yang mampu memajukan intelektual,” katanya.

20 finalis yang masuk Grand Final tersebut, Edi berharap siapapun yang menjadi juara harus yakin mampu membawa citra positif untuk remaja Kota Bandung.

“Kualitas remaja saat ini menjadi role model untuk masa depan, sehingga apa yang direncanakan saat ini harus yakin bisa dilakukan di masa yang akan datang, sehingga remaja di usia yang belia ini mampu berpikir positif dan membawa perubahan yang signifikan,” kata Edi.

 

About Author: ekha solekha

Gambar Gravatar
ekha solekha | eha_markbiss@outlook.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *